jakarta hari ini

Wisata Keluarga di Monas

Loading
Center map
Traffic
Bicycling
Transit

Monumen Nasional (Monas), pusat sejarah dan wisata di Indonesia

Mendekati akhir liburan sekolah, kebanyakan orang akan mempersiapkan berbagai rencana untuk mengisi waktu libur. Beberapa mungkin akan berencana untuk berwisata, bepergian ke tempat-tempat hiburan yang ada di kota lain, atau sekedar merencanakan berlibur yang murah meriah dan tidak terlalu jauh dari rumah. Atau, adakah tempat yang menyediakan kesempatan untuk berlibur sambil belajar, mencari hiburan, dan murah meriah? Mungkin Wisata Keluarga di Monas dapat Anda masukkan ke dalam daftar tempat yang akan Anda kunjungi selama liburan!

 monas ruangan kemerdekaan

Ruangan Kemerdekaan Monas

Jas Merah. Jangan sekali-kali melupakan sejarah. Begitu kata salah satu Bapak Proklamasi kita. Saatnya Anda berlibur sambil belajar sejarah. Monumen Nasional (Monas) mulai dibangun pada 17 Agustus 1961 dan selesai dibangun pada 12 Juli 1975. Pada halaman luar monumen nasional, terdapat relief yang menggambarkan sejarah Indonesia, seperti relief Gajah Mada dan sejarah Majapahit. Di bagian dasar monumen terdapat Museum Sejarah Nasional Indonesia yang pada sisi-sisinya dilapisi dengan diorama sejarah Indonesia sejak masa pra sejarah hingga masa Orde Baru. Di bagian dalam monumen nasional terdapat ruang kemerdekaan berbentuk amphitheater. Ruangan kemerdekaan ini menyimpan symbol kenegaraan dan kemerdekaan Republik Indonesia, seperti naskah asli Proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang disimpan dalam kotak kaca, peta kepulauan Republik Indonesia yang berlapis emas, bendera merah putih, dan dinding yang bertuliskan naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.

Lidah Api Monas

Lidah Api Monas

Seolah belum berhenti sampai disitu, sebuah lift dengan kapasitas 11 orang satu kali angkut pada sisi selatan akan membawa pengunjung menuju pelataran puncak berukuran 11 x 11 meter di ketinggian 115 meter dari permukaan tanah. Pelataran puncak ini berkapasitas 50 orang pengunjung dan memiliki teropong yang dapat digunakan bagi para pengunjung untuk untuk menikmati pemandangan seluruh penjuru kota Jakarta. Di puncak monumen nasional terdapat Lidah Api atau obor yang melambangkan semangat perjuangan rakyat Indonesia yang ingin meraih kemerdekaan. Awalnya, lidah api yang berukuran tinggi 14 meter dan diameter 6 meter ini dilapisi emas seberat 35 kilogram. Akan tetapi untuk menyambut perayaan setengah abad (50 tahun) Kemerdekaan Indonesia, lidah api ini kembali dilapisi ulang dengan emas hingga total lembaran emas yang melapisinya menjadi seberat 50 kilogram. Lidah Api ini dimaksudkan agar Bangsa Indonesia senantiasa memiliki semangat yang menyala-nyala dalam berjuang dan tidak pernah padam sepanjang masa.

pelataran cawan monas

Pelataran Cawan Monas

Di bagian pelataran bawah yaitu pelataran cawan, pengunjung dapat menikmati pemandangan dari ketinggian 17 meter di atas permukaan tanah. Angka-angka ukuran pelataran ini menggambarkan tanggal kemerdekaan Republik Indonesia, yaitu ketinggian cawan dari dasar sebesar 17 meter, rentang tinggi antara ruang museum sejarah ke dasar cawan sebesar 8 meter, dan luas pelataran yang berbentuk bujur sangkar dengan ukuran 45 x 45 meter. Ukuran-ukuran tersebut melambangkan tanggal bersejarah bagi Republik Indonesia yaitu 17 Agustus 1945.

Bagi Anda yang ingin berlibur ke monumen nasional, monumen dan museum ini dibuka setiap harinya mulai pukul 8 pagi hingga pukul 3 sore. Namun, yang perlu Anda perhatikan adalah apabila Anda ingin berkunjung ke monumen nasional pada hari Senin, pastikan hari Senin tersebut bukan hari Senin pada
pecan terakhir di bulan tersebut. Hal ini dikarenakan pada setiap hari Senin pada pecan terakhir setiap bulan, monumen nasional ini akan ditutup untuk umum.

monumen nasional monas

monumen nasional monas

Tertarik untuk memanfaatkan waktu liburan Anda sambil mengenal sejarah? Mari berkunjung ke Monumen Nasional (Monas)!

Tinggalkan Balasan