jakarta hari ini

Taksi Uber, Layanan Taksi Lewat Aplikasi

Bagi anda yang berdomisili di Jakarta mungkin sudah pernah mendengar mengenai layanan taksi uber. Namun bagi anda yang berdomisili di kota-kota lainnya mungkin kata uber masih erat kaitannya dengan piala uber yang diberikan kepada atlet bulu tangkis yang memenangkan turnamen tahunan. Uber yang dimaksud kali ini adalah layanan taksi uber yang memanjakan pelanggannya dengan pemesanan yang bisa dilakukan lewat aplikasi yang bisa diunduh di google play. Hanya dengan sekali klik kita akan mendapatkan layanan taksi eksklusif.

Awalnya, Uber dinamakan UberCab dan diprakarsai oleh Travis Kalanick dan Garret Camp pada tahun 2009. Ide menciptakan taksi yang bisa dipanggil lewat aplikasi ini muncul di pikiran Travis Kalanick saat dia mencoba mencari taksi untuk menghadiri konferensi LeWeb di Paris. Namun saat itu Kalanick tak juga kunjung mendapatkan taksi. Maka pada kesempatan-kesempatan berikutnya, Kalanick menyebut Paris sebagai inspirasi untuk Uber. Kemudian bersama Garret Camp, Travis Kalanick meluncurkan taksi Uber di San Fransisco pada 2010 dan menunjuk Ryan Graves sebagai CEO. Aplikasi mobile untuk iPhones and Android juga kemudian diresmikan di San Fransisco pada tahun 2010 itu juga.

Harga dan pembayaran taksi Uber mirip dengan pembayaran dan harga taksi meter biasa meskipun penyewaan dan pembayaran ditangani eksklusif melalui uber dan bukan secara individu lewat sopir yang mengemudikan taksi yang ditumpangi. Misalnya, di beberapa kota yang telah ada layanan Uber, jika sebuah mobil uber berkendara pada kecepatan yang lebih tinggi dari 18km perjam, maka harga didasarkan pada jarak yang ditempuh, dan jika sebaliknya maka harga yang dipakai didasarkan pada waktu yang ditempuh selama perjalanan taksi uber. Pada akhirnya, tarif komplit akan langsung dipotong atau dibebankan pada kartu kredit pelanggan yang memesan taksi tersebut. Uber menyatakan bahwa harga tersebut merupakan harga premium yang dibayarkan oleh pelanggan kepada taksi yang memberikan pelayanan yang mampu diandalkan, disiplin waktu dan nyaman bagi para pelanggannya.

Layanan taksi uber memberlakukan rating score pada drivers maupun pelanggan taksi uber. Sehingga baik driver maupun pelanggan mereka bisa saling menilai satu sama lain. Tentu saja nilai rating yang buruk dari masing-masing pihak akan menyebabkan turunnya frekuensi service baik kepada driver maupun kepada user atau pelanggan taksi uber.

Di Indonesia, taksi uber mulai membuka layanan kepada pelanggan mulai Juni lalu. Dengan mengedepankan slogan bahwa uber adalah perusahaan teknologi, Uber menyatakan bahwa mereka tidak memiliki atau mengoperasikan kendaraan atau driver namun menghubungkan antara permintaan penumpang dengan sebuah partner yang mampu memberikan tumpangan yang aman dan nyaman.

Dikatakan bahwa keamanan dalam berkendara menjadi prioritas utama dalam pelayanan yang diberikan oleh taksi Uber. Hal ini berhubungan erat dengan salah satu fitur Uber yang memberikan informasi berupa nama driver, foto dan detail kontak serta detail kendaraan lengkap dengan plat nomornya kepada pelanggan sebelum mereka menaiki taksi Uber. Selama perjalanan dengan taksi uber kita juga bisa mengunggah rute yang kita tempuh via aplikasi uber sehingga teman dan keluarga dapat memonitor perjalanan kita. Hal ini tentunya sangat melegakan dan menjamin keselamatan baik si pengendara juga penumpang taksi uber. Selain itu, setiap kendaraan yang memakai aplikasi uber telah mendapatkan inspeksi resmi dari Uber dan juga mendapatkan asuransi sehingga aman untuk ditumpangi.

 

Tinggalkan Balasan