jakarta hari ini

Sajian Nikmat Ala Benedict Resto di Jakarta

Resto Benedict di Jakarta

Bagi pecinta kuliner di Jakarta, tentu sangat excited dengan kehadiran resto baru di dalam Grand Indonesia ini. Ialah Benedict salah satu resto baru di Jakarta yang menjadi pusat perhatian masyarakat dan cukup digemari. Selain lokasi yang berada di grand Indonesia Shopping Town, Benedict cukup diminati karena sangat nyaman untuk nongkrong manis, meeting, ataupun berkumpul keluarga. Tempat ini cocok juga untuk pertemuan dengan klien bagi yang ngantor.

Resto Benedict di Jakarta

Resto Benedict di Jakarta

Kehadiran resto ini cukup dinanti, karena penasaran dengan salah satu menu makan pagi atau breakfast serta brunch yang ditangani oleh duo chef G48, yakni Ivan Wibowo dan Fernando Sindu. Ivan wibowo adalah chef yang pernah menggawangi serta membesarkan nama Noma Resto dan pernah menjadi resto terbaik nomor tiga di dunia dalam kurun waktu tiga tahun berturut-turut. Kedua chef tersebut memiliki latar belakang yang cukup impresif. Selain itu, Fernando Sindu pernah bekerja di restoran Michelin Star, Boqueria.

Resto Benedict di Jakarta ini juga merupakan bagian dari anggota Union Casa Canteen, Corks & Screw, E&O, dan lain-lain. Saat sekilas melihat dekorasi tempatnya memang mengingatkan pada Casa & Canteen. Benedict mengusung tema casual dining yang memakai banyak ornament dan kayu-kayuan sebagai elemen. Ornamen yang digunakan bernuansa vintage nan rustic di beberapa bagian. Resto benedict bisa dikatakan cukup remang karena penerangannya samar-samar. Namun, masih batas nyaman ketika kita sedang bersantap. Tentu nuansa romantis sangat mewarnai resto ini.

Resto Benedict di Jakarta

Resto Benedict di Jakarta

Pada bagian depan Benedict dibentuk minimalis, misalnya pada dinding dengan memakai banyak jendela. Terdapat tulisan Benedict yang sederhana namun eye catching bagi pengunjung. Terdapat dua ruangan yang ada di Benedict. Yakni ruangan khusus bagi perokok dan ruangan bagi yang tidak merokok. Bagian yang bukan untuk perokok langsung berhadapan pada bagian depan restoran.

Seperti penjelasan di awal bahwa penerangan di sini temaram. Jika ingin duduk di sofa ada sofa yang memanjang hingga seperempat ruangan. Desain interior di Benedict dipenuhi unsure kayu. Pembatas antar ruang smooking dan no smoking adalah rak besar yang dihiasi pot tanaman, teko, dan berbagai buku. Semua ruang bernuansa coklat, sementara sofa tadi berada di dekat jendela. Kesan yang didapatkan adalah girlie dan homey.

Selain ruangan yang nyaman, Benedict sangat cocok untuk bersantai bersama kawan atau pasangan. Menu makanan yang ditawarkan pun juga sangat nikmat, menggugah selera. Presentasi makanannya ditata serius dan menarik. Menu yang ditawarkan sebagian besar adalah khas Eropa dan Western.

Ada banyak pilihan menu-menu andalan Benedict, menu-menu yang hits antara alain : Cranergize (50K), terbuat dari kombinasi cranberry, nanas, wortel juga almond. Tampilannya unik dengan buah delima untuk garnish. Rasa asam cranberry diimbangi dengan manisnya nanas cukup segar. Berry powerfull (55K) milkshake Benedict yang tentu unik. Paduan yogurt, hazelnut milk, blueberry, mangga dan vanilla ice cream ini rasanya creamy namun cukup manis. Penyajiannya juga unik, menggunakan taburan blueberry dan pumpkin seed.

Menu lain yang tak kalah keren yakni hot cappuccino dan ice cappuccino (40K), Maple and Bacon (35K), scout egg (35K), Truffled Croquettes (40K), eggs Benedict Florentine (40K), khusus dengan namanya, benedict mempunyai beberapa varian egg benedict. Mulai dari classic egg benedict sampai southern benedict yang memakai ayam goreng. Menu yang ditawarkan masih banyak lagi.

Kesimpulannya Benedict Jakarta sungguh menyenangkan. Hampir semua makanan cocok di lidah. Sangat recommended sekali buat pecinta kuliner dan yang suka nongkrong.

Tinggalkan Balasan