jakarta hari ini

Hoby Membaca? Nongkrong aja di Reading Room di Kemang

Reading Room

Makan, minum atau sekedar ngopi bersama teman di kafe atau coffee shop inilah umumnya yang sering dilakukan para anak muda untuk kumpul atau sekedar nongkrong. Tapi ada hal baru yang bisa dilakukan selain kegiatan itu khususnya bagi para pecinta buku, penggemar/ hobi membaca, adanya inovasi baru yang berbeda dengan lainnya yaitu sebuah cafe yang berkonsep Reading Room atau Ruang Membaca. Ini bukanlah perpustakaan, Reading Room adalah nuansa kafe yang berkonsep perpustakaan atau sebaliknya perpustakaan yang berkonsep kafe. Bagi penggemar buku atau yang hobi membaca, Reading Room adalah tempat alternatifnya selain perpustakaan. Dengan konsep yang didesain untuk para anak muda. Lokasi yang strategies terletak di Jakarta Selatan tepatnya di Jln. Kemang Timur No. 57 A-B, yang merupakan pusat gaya dari para kehidupan anak muda ibukota. Mulai dari pukul 09.00 pagi sampai malam tempat ini buka. Reading Room ini tak heran Nyaris tidak pernah sepi.

Reading Room

Reading Room

Para penulis terkenal di indonesia dan juga para sineas juga menjadikan Reading Room sebagai salah satu tempat nongkrongnya. Seperti, Eka Kurniawan, Ayu Utami dan Joko Anwar seorang sutradara yang sering nongkrong di tempat ini serta masih banyak lainnya. Richard Oh merupakan pemilik tempat ini, dia seorang penulis buku serta sutradara lulusan sarjana di bidang Sastra Inggris dan Penulisan Kreatif dari University of Wisconsin Madison, Amerika. Tidak hanya buku-buku yang tersedia di Reading Room tetapi juga menu makanan dan minuman sebagai pelengkapnya. Ada banyak juga kegiatan literasi yang kreatif serta klub buku, seperti diskusi film, puisi dan pagelaran musik.

Reading Room

Reading Room

Pada akhir pekan tempat ini selalu ramai menjadi tongkrongan anak muda, ini tak pernah sepi, jadi jangan heran. Datanglah pada hari – hari kerja, yang tidak begitu ramai jika anda menginginkan ketenangan untuk bekerja atau sekedar mencari inspirasi. Richard Oh juga mempunyai koleksi buku – buku pribadinya yang berada di lantai dua. Kita bisa melihat gemerlap suasana di daerah Kemang dengan menatap keluar ruangan melalui jendela dan duduk- duduk santai. Kita bisa membaca buku – buku koleksi pribadi dari Richard Oh dengan menunjukkan kartu identitasnya. Dengan menitipkan kartu identitas kita baru bisa membaca dan meminjam di tempat. Mungkin ada banyak tempat membaca seperti perpustakaan Daniel S lev dan Rujak Center yang berada di Ibukota tetapi tidak ada salahnya cafe ini sangat cocok untuk direkomendasikan bagi yang mempunyai hobi membaca dan yang sekedar mencari inspirasi untuk menciptakan lagu atau menulis puisi.

Buku – buku yang tertata rapi pada rak – rak ini menjadikan keunikan serta kelebihan dari konsep di Reading Room di Kemang ini. Ini bukanlah perpustakaan atau sekedar ruang baca yang membosankan, meski identik dengan tumpukan buku – buku. Terinspirasi dari konsep books, screening room, dan lounge, suatu ruangan yang ditawarkan untuk tempat berkumpulnya para orang – orang yang penuh kreatifitas yang akan berbagi ide dengan buku – buku disana yang akan menciptakan kenyamanan suasana di ruangan ini. Kemenarikkan lainnya yaitu buat para pengunjung bisa membeli buku diantara ribuan buku itu, harga disesuakan dengan ukuran buku yang berkisar mulai dari harga 50 ribu sampai 150 ribu rupiah. Disamping itu juga tersedia meeting room atau screening film untuk disewakan. Kita bisa sejenak menjauhkan diri dari hiruk pikuk kebisingan ibukota. Dengan begitu, membuat rutinitas yang kita jalani akan menjadi segar kembali.

Tinggalkan Balasan